Figur - Negarawan
Lain-lain - Internasional
Timur tengah
Kematian raja Salman dan putra mahkota pangeran Mohamed bin Salman di tangkap atas tuduhan kudeta
Beredar informasi yang berisi narasi yang menyebut Raja Salman, Raja Arab Saudi, meninggal dan putra mahkotanya, Mohammed bin Salman, ditangkap karena tuduhan kudeta.Salah satu akun yang menyebarkan narasi ini adalah akun Bagas Dwi (fb.com/100009044445391) yang mengunggah foto Raja Salman ke grup Ensiklopedia Bebas (fb.com/groups/113471989344155) dengan narasi sebagai berikut :“#infoEB#ARABSAUDIBREAKING NEWS!!!kematian raja Salman MASIH BELUM TERKONFIRMASI, namun berita ini sudah tersebar.Dan 2 anggota senior kerajaan di tangkap atas tuduhan kudeta. Dua anggota tersebut adalah keponakan raja Salman dan putra mahkota yaitu pangeran Mohamed bin Salman.Nantikan informasi lainnyaNb : sengaja memakai huruf kapital karena mungkin banyak yang salah paham, terima kasih!.”Postingan inijuga berisi tautan berita dari situs media Jerman Deutsche Welle (DW) yang berjudul “Diduga Kudeta Raja Salman, Dua Pangeran Arab Saudi Ditahan” dan tautan unggahan akun Twitter Rita_Katz yang menginformasikan meninggalnya Raja Salman.
Sumber: FACEBOOK
Info Yang Benar / Konten Aslinya:
Berdarasarkan hasil penelusuran Tim CekFakta Tempo, Informasi kematian Raja Salman dan penangkapan putra mahkota, Mohammed bin Salman atau tuduhan kudeta adalah informasi yang salah.Raja Salman masih dalam keadaan sehat dan tetap beraktivitas seperti biasa. Anggota Kerajaan Arab Saudi yang ditangkap atas tuduhan kudeta adalah saudara Raja Salman, Pangeran Ahmed bin Abdulaziz al Saud, dan keponakan Raja Salman, Pangeran Mohammed bin Nayef bukan putra mahkota Pangeran Mohammed bin SalmanTim CekFakta Tempo mula-mula membaca berita dari DW yang tautannya terdapat dalam unggahan akun Bagas Dwi di atas. Faktanya, dalam berita itu, Mohammed bin Salman tidak termasuk dalam salah satu anggota Kerajaan Arab Saudi yang ditangkap atas tuduhan kudeta.Berita itu menyebut bahwa anggota Kerajaan Arab Saudi yang dilaporkan ditangkap pada 6 Maret 2020 lalu adalah saudara Raja Salman, Pangeran Ahmed bin Abdulaziz al Saud, dan keponakan Raja Salman, Pangeran Mohammed bin Nayef. Keduanya ditahan atas tuduhan kudeta terhadap Raja Salman dan putra mahkotanya, Mohammed bin Salman.Mohammed bin Nayef sebelumnya adalah seorang tokoh kuat yang pernah menjabat sebagai Kepala Badan Kontraterorisme Arab Saudi. Dia sempat menjadi putra mahkota hingga 2017. Namun, Raja Salman mengambil gelar itu dari Mohammed bin Nayef dan menempatkan anaknya, Mohammed bin Salman, sebagai putra mahkota agar tetap mendapat dukungan dari sekutu lama, Amerika Serikat.Namun, menurut laporan DW, Mohammed bin Salman tidak begitu populer di antara beberapa anggota utama keluarga kerajaan karena telah memperketat cengkeramannya pada kekuasaan. Beberapa pihak juga mempertanyakan kemampuannya untuk memimpin menyusul pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi pada 2018 serta serangan besar-besaran terhadap infrastruktur minyak milik Arab Saudi pada 2019.
Sumber: cekfakta.tempo.co/fakta/661/fakta-atau-hoaks-benarkah-raja-salman-meninggal-dan-putra-mahkotanya-ditangkap-karena-tuduhan-kudeta
Tanggal & Jam Pendataan: 2020/04/01 03:11:55 PM GMT+7 |
|
|