Ekonomi - (Lowongan) Pekerjaan
Jawa Barat
Lowongan Kerja Mencatut Nama Puskesmas Pracimantoro I

Beredar di media sosial Facebook informasi terkait lowongan sebagai staf tata usaha dan admin resepsionis di Puskesmas Pracimantoro I. Pada unggahan tersebut mencantumkan persyaratan bagi calon pelamar serta melampirkan nomor telepon atas nama Ibu Fifi selaku staf HRD.

Sumber: FACEBOOK

Info Yang Benar / Konten Aslinya:
Berhati-hatilah dengan penipuan lowongan pekerjaan yang mencatut nama instansi pemerintahan. Saat ini tengah beredar informasi palsu tentang lowongan pekerjaan di Wonogiri yang mengatasnamakan UPTD Puskesmas Pracimantoro I dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Wonogiri.Informasi palsu tersebut beredar di grup Facebook. Sebuah akun dengan nama Anisa Rahmawati memposting adanya lowongan sebagai staf tata usaha dan admin resepsionis di Puskesmas Pracimantoro I.Dalam postingan itu juga menyebut syarat-syarat bagi calon pelamar kerja. Yakni perempuan dengan usia maksimal 30 tahun, berijazah SMA atau SMK sederajat, jujur serta disiplin.Para pencari kerja yang tertarik diminta untuk menghubungi staf HRD atas nama Ibu Fifi dengan nomor telepon terlampir untuk mendapatkan informasi lebih lengkap. Selain itu, para calon tenaga kerja bisa langsung mengirim curiculum vitae (CV) ke puskesmas tersebut.Kepala UPTD Puskesmas Pracimantoro I Dwi Cahyo Indriyanto mengatakan, lowongan kerja dengan mencatut nama puskesmas yang dipimpinnya itu adalah penipuan. "Kita mengetahuinya seminggu lalu," ungkap Cahyo saat dihubungi Jawa Pos Radar Solo, kemarin (7/7).Dia mengatakan, informasi tersebut diposting di salah satu grup Facebook. Berdasarkan keterangan para calon pelamar yang datang ke puskesmas, kata Cahyo, banyak yang sudah menghubungi nomor yang tercantum."Ada yang direspons, ada juga yang tidak ketika ditelepon atau di-WA (WhatsApp). Yang direspons ujung-ujungnya minta ditransfer uang Rp 50 ribu ke rekening atas nama Feri Ardiansyah untuk surat keterangan kesehatan," jelasnya.Semula, Cahyo berencana melaporkan hal tersebut ke Polsek Pracimantoro. Namun, karena di postingan tersebut juga menyebut Dinkes Kabupaten Wonogiri, dia pun melaporkan terlebih dahulu kepada Kepala Dinkes Wonogiri Adhi Dharma bersama bukti-bukti yang ada.Menurut dia, sudah ada beberapa orang yang datang ke puskesmas untuk mengajukan berkas lamaran. "Yang disebut Bu Fifi tidak ada, katanya mau janjian ketemu di puskesmas. Saya bilang ke petugas untuk menyampaikan kalau itu bohong, tidak ada itu," papar Cahyo.Selain itu, dari informasi yang didapatnya, akun tersebut juga telah membagikan informasi lowongan kerja di kota-kota lain. Dia menekankan, tidak ada lowongan seperti yang dimaksudkan di postingan tersebut.Kepala Dinkes Kabupaten Wonogiri Adhi Dharma mengatakan, pihaknya sudah mendapat laporan adanya penipuan yang mencatut nama UPTD Puskesmas Pracimantoro I dan dinkes. Dia juga telah berkoordinasi dengan puskesmas untuk mengumpulkan bukti-bukti yang ada."Yang jelas, kita tidak ada lowongan kerja resmi dari dinas kesehatan ataupun Pemkab Wonogiri terkait dengan pengangkatan posisi yang disebutkan di postingan," ungkapnya.Adhi menegaskan, tidak ada proses rekrutmen kepegawaian, apalagi lewat puskesmas. Menurut dia, tidak ada mekanisme yang mengatur puskesmas dalam pengadaan tenaga kerja sendiri."Dari prosedurnya itu jelas modus penipuan. Dari pantauan kami di medsos, akun tersebut tidak hanya memposting lowongan di Wonogiri saja, ada di Trenggalek, Solo, dan Sragen. Yang berubah namanya saja (nama instansi yang disebut, Red). Kalau di sini Puskesmas Pracimantoro I, yang lain nama klinik atau rumah sakit," bebernya.Lebih lanjut diungkapkan Adhi, ada juga beberapa warga yang sudah tertipu akal bulus pemilik akun. Mereka telah mentransfer uang sebesar Rp 50 ribu untuk surat keterangan sehat sesuai dalam syarat.Ditegaskan dia, penipuan lowongan pekerjaan ini sangat merugikan. Pihaknya pun sudah melaporkan hal tersebut ke Polres Wonogiri. "Akan kita kejar untuk dipertanggungjawabkan," tegasnya.Adhi pun mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam mencari pekerjaan. Selain itu, dia meminta masyarakat menggunakan penyaluran tenaga kerja yang resmi."Bisa lewat dinas tenaga kerja. Kan tidak menutup kemungkinan penipuan lowongan pekerjaan lain dengan modus seperti itu ada," tandasnya.


Sumber: radarsolo.jawapos.com/read/2020/07/08/203013/awas-penipuan-lowongan-kerja-catut-dinkes-wonogiri-puskesmas-praci

Tanggal & Jam Pendataan: 2020/07/09 01:54:36 PM GMT+7