Kesehatan - Kejadian
Figur - Negarawan
Jokowi Tidak Tahu Penyebab Kasus Corona Tembus 111 Ribu
Beredar klaim Presiden Joko Widodo menyebut tidak tahu penyebab kasus Virus Corona baru (Covid-19) tembus 111 ribu. Klaim tersebut bermula dari diunggahnya sebuah tautan artikel berjudul "Kasus Corona Tembus 111 Ribu, Jokowi: Saya Tidak Tahu Sebabnya Apa?" di sejumlah platform media sosial seperti Facebook dan Twitter.
Sumber: MEDIA SOSIAL
Info Yang Benar / Konten Aslinya:
menelusuri klaim Jokowi menyebut tidak tahu penyebab kasus Covid-19 tembus 111 ribu menggunakan Google Search dengan kata kunci 'S??? t?d?k tahu sebabnya apa? Tetapi ?u???n? ??d? m?nggu-m?nggu terakhir ini kelihatan masyarakat berada pada ?????? ??ng kh?w?t?r m?ng?n?? ??v?d'.Penelusuran mengarah pada artikel berjudul "6 Pernyataan Terkini Jokowi soal Perkembangan Kasus Covid-19 di Indonesia" yang dimuat situs liputan6.com, pada 4 Agustus 2020.Artikel tersebut menyebutkan, Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali menyampaikan perkembangan terkini terkait penanganan kasus Corona Covid-19 di Indonesia.Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebut akhir-akhir ini masyarakat terlihat semakin khawatir terhadap virus Corona Covid-19.Menurut dia, salah satunya penyebabnya lantaran banyaknya masyarakat yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan."Saya tidak tahu sebabnya apa, tetapi suasana pada minggu-minggu terakhir ini kelihatan masyarakat berada pada posisi yang khawatir mengenai Covid," kata Jokowi saat memimpin rapat terbatas, Senin, 3 Agustus 2020.Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menilai, semakin banyak orang yang patuh pada protokol kesehatan."Entah karena kasusnya meningkat atau terutama kalangan menengah ke atas melihat karena orang yang tidak taat pada protokol kesehatan tidak semakin sedikit, tapi semakin banyak," sambung Jokowi.Jokowi mengungkapkan, tingkat kematian atau case fatality rate Covid-19 di tanah air yakni, 4,7 persen.Menurut dia, hal ini menjadi tugas besar sebab angka kematian di tanah air lebih tinggi dibandingkan rata-rata global."Angka kematian di Indonesia ini lebih tinggi 0,8 persen dari angka kematian global. Ini yang saya kira menjadi PR kita bersama," ujar Jokowi.Adapun jumlah kasus corona di Indonesia hingga kini mencapai 111.455 per Minggu kemarin. Jumlah pasien yang meninggal 5.236 orang.Meski begitu, Jokowi mengatakan tingkat kesembuhan atau case recovery rate di Indonesia terus meningkat setiap harinya. Hingga kini, total ada 68.975 pasien yang sudah dinyatakan sembuh dari virus corona."Case recovery rate di negara kita data terakhir 61,9 (persen) saya kira juga bagus terus meningkat angkanya," kata dia.Penelusuran juga mengarah pada artikel berjudul "Arahan Lengkap Jokowi: Publik Makin Khawatir Corona tapi Aura Krisis Belum Ada" yang dimuat situs news.detik.com, pada 3 Agustus 2020.Situs tersebut menyebutkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengawali pekan dengan rapat terbatas terkait dengan penanganan virus corona baru (COVID-19). Jokowi melihat akhir-akhir ini publik semakin cemas terhadap COVID-19."Saya tidak tahu sebabnya apa tetapi suasana pada minggu-minggu terakhir ini kelihatan masyarakat berada pada posisi yang khawatir mengenai COVID, entah karena kasusnya meningkat atau terutama menengah atas melihat karena orang yang tidak taat pada protokol kesehatan tidak semakin sedikit tetapi semakin banyak," ujar Jokowi mengawali arahannya dalam rapat terbatas itu seperti disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (3/8/2020).Jokowi lantas menyinggung perihal data kasus COVID-19 di Indonesia. Dia menyoroti tentang rerata angka kematian Indonesia terkait COVID-19 yang masih lebih tinggi dari angka global."Dan kita tahu sampai kemarin sudah ada 111 ribu lebih kasus dengan case fatality rate 4,7 persen dan angka kematian di Indonesia ini lebih tinggi 0,8 persen dari kematian global. Ini saya kira yang menjadi PR besar kita bersama," ujar Jokowi.
Sumber: www.liputan6.com/cek-fakta/read/4322829/cek-fakta-tidak-benar-jokowi-menyebut-tak-tahu-penyebab-kasus-covid-19-tembus-111-ribu
Tanggal & Jam Pendataan: 2020/08/06 02:06:49 AM GMT+7 |
|
|