Ekonomi - Korupsi
DKI Jaya
KPK OTT Anies Baswedan
Diunggah sebuah pemberitaan yang menyebutkan adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Pemberitaan pada unggahan Facebook tersebut menampilkan video beberapa tanggapan terhadap kepemimpinan Anies Baswedan dan narasi unggahan "KPK BERHASIL OTT ANIES BASWEDAN DIBALIK PENYELEWENGAN MIMPI WARGA JAKARTA, AHOK BONGKAR KEBOHONGAN".
Sumber: MEDIA SOSIAL
Info Yang Benar / Konten Aslinya:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil melakukan OTT terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, tidak berdasar. Faktanya, tidak ada informasi valid dari media arus utama mengenai hal itu. Di sisi lain, video yang diunggah akun facebook Adrian M. Razak berasal dari channel Youtube johannes liong. Video yang diunggah pada 12 September 2020 itu, berjudul "KPK BERHASIL OTT ANIES BASWEDAN DIBALIK PENYELEWENGAN MIMPI WARGA JAKARTA, AHOK BONGKAR KEBOHONGAN". Di dalam video itu, antara lain disoroti suasana walkout sejumlah fraksi dari rapat paripurna baru-baru ini di DPRD DKI Jakarta, penggunaan APBD DKI Jakarta, pengumuman Anies terkait PSBB dan tanggapan sejumlah orang terkait PSBB tersebut. Di dalam video itu juga disampaikan penilaian terkait kepemimpinan Anies. Sementara itu tidak ditemukan ulasan bahwa benar KPK berhasil melakukan OTT terhadap Anies. Salah satu pernyataan yang muncul di dalam video yang mengaitkan Anies dengan KPK adalah dari Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahean. "Formula E ini, harusnya kalau saya Ketua KPK, ini harusnya Anies Baswedan sudah saya tangkap. Memperkaya pihak lain tapi tidak menghasilkan output apapun terhadap rakyat Jakarta. Syarat pengeluaran uang kita itu, setiap sennya itu harus berguna untuk rakyat," kata Ferdinand.Tentu pernyataan itu tidak dapat disimpulkan bahwa KPK melakukan OTT terhadap Anies. Diketahui, KPK melakukan OTT terbaru, yakni pada awal Juli 2020. Kala itu, KPK melakukan OTT yang menyeret Bupati Kutai Timur, Kalimantan Timur, Ismunandar. Dari penelusuran kami, klaim bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil melakukan OTT terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, tidak berdasar. Faktanya, tidak ada informasi valid dari media arus utama mengenai hal itu. Di sisi lain, video yang diunggah akun facebook Adrian M. Razak berasal dari channel Youtube johannes liong. Video yang diunggah pada 12 September 2020 itu, berjudul "KPK BERHASIL OTT ANIES BASWEDAN DIBALIK PENYELEWENGAN MIMPI WARGA JAKARTA, AHOK BONGKAR KEBOHONGAN". Di dalam video itu, antara lain disoroti suasana walkout sejumlah fraksi dari rapat paripurna baru-baru ini di DPRD DKI Jakarta, penggunaan APBD DKI Jakarta, pengumuman Anies terkait PSBB dan tanggapan sejumlah orang terkait PSBB tersebut. Di dalam video itu juga disampaikan penilaian terkait kepemimpinan Anies. Sementara itu tidak ditemukan ulasan bahwa benar KPK berhasil melakukan OTT terhadap Anies. Salah satu pernyataan yang muncul di dalam video yang mengaitkan Anies dengan KPK adalah dari Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahean. "Formula E ini, harusnya kalau saya Ketua KPK, ini harusnya Anies Baswedan sudah saya tangkap. Memperkaya pihak lain tapi tidak menghasilkan output apapun terhadap rakyat Jakarta. Syarat pengeluaran uang kita itu, setiap sennya itu harus berguna untuk rakyat," kata Ferdinand.Tentu pernyataan itu tidak dapat disimpulkan bahwa KPK melakukan OTT terhadap Anies. Diketahui, KPK melakukan OTT terbaru, yakni pada awal Juli 2020. Kala itu, KPK melakukan OTT yang menyeret Bupati Kutai Timur, Kalimantan Timur, Ismunandar.
www.youtube.com/watch?v=s45gmS5vnOc
Sumber: www.medcom.id/telusur/cek-fakta/zNAY4B6N-cek-fakta-kpk-berhasil-ott-anies-baswedan-di-balik-penyelewengan-mimpi-w
Tanggal & Jam Pendataan: 2020/09/25 16:58:40 PM GMT+7 |
|
|