Institusi - Kenegaraan
DKI Jaya
Prabowo Ultimatum Inggris Serahkan Benny Wenda

Beredar sebuah video yang menyebutkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengultimatum Inggris untuk segera menyerahkan pemimpin Gerakan Persatuan Pembebasan Papua (ULMWP) Benny Wenda. Video beredar di youtube. Kanal Youtube C&N Channel membagikan video ini pada 5 Desember 2020. Video berjudul "MENGEJUTKAN! BERITA HARI INI, PRABOWO INGGRIS HARUS SERAHKAN BENI WENDA, PANGLIMA TNI OPM PAPUA". Video berdurasi 10 menit 15 detik ini telah dotonton 1,1 juta penonton di youtube.

Sumber: YOUTUBE

Info Yang Benar / Konten Aslinya:
Dari hasil penelusuran, klaim Prabowo mengultimatum Pemerintah Inggris agar segera menyerahkan Benny Wenda adalah salah. Faktanya, tidak ada informasi valid Prabowo mengultimatum Pemerintah Inggris. Adapun pernyataan resmi berasal dari Kementerian Luar Negeri, bukan dari Kementerian Pertahanan. Dilansir dari Medcom.id, Kementerian Luar Negeri memanggil Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Owen Jenkins, terkait Ketua Gerakan Persatuan Pembebasan Papua Barat atau The United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), Benny Wenda. Protes disampaikan atas pembiaran Benny Wenda dalam menyebarkan hoaks di Inggris. "Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kemenlu, Duta Besar Ngurah Swajaya atas instruksi Menlu RI telah memanggil Dubes Inggris Owen Jenkins, pada 4 Desember 2020," tutur juru bicara Kemenlu, Teuku Faizasyah kepada Medcom.id, Sabtu, 5 Desember 2020. Pemanggilan dilakukan pada Jumat, 4 Desember kemarin."Kepada Dubes Jenkins disampaikan protes keras atas pembiaran bagi Benny Wenda untuk menyebarkan disinformasi, fitnah dan menghasut serta mendalangi berbagai aksi kriminal dan pembunuhan di Papua," imbuh Faizasyah. Kepada Kemenlu, Dubes Inggris menjanjikan akan menyampaikan protes Indonesia tersebut. Dubes Jenkins juga menegaskan posisi Pemerintah Inggris atas kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI.


Sumber: www.medcom.id/telusur/cek-fakta/ybDVlovK-cek-fakta-prabowo-ultimatum-inggris-serahkan-benny-wenda-ini-faktanya

Tanggal & Jam Pendataan: 2020/12/11 08:34:04 AM GMT+7