Telematika - Media Sosial
Facebook Tutup Akun Muhammadiyah
Beredar sebuah narasi bahwa Facebook menutup akun milik salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia. Narasi itu beredar di media sosial. Adalah akun facebook Indar Gunadin yang turut mengunggah sebuah foto tangkapan layar berisi narasi tersebut. Tangkapan layar itu berupa artikel berjudul "Facebook Tutup Akun Muhammadiyah". Akun facebook Indar Gunadin turut membagikan foto tangkapan layar itu pada Selasa 15 Desember 2020. Akun itu membuat narasi terkait foto tangkapan layar itu. "Tdk boleh ada penyuara kebenaran yg lain.. Tafsir kebenaran hanya dari mereka, penguasa..," tulis akun ini dan diunggah pada pukul 06.23.
Sumber: FACEBOOK
Info Yang Benar / Konten Aslinya:
Dari penelusuran, klaim bahwa Facebook menutup akun Muhammadiyah, adalah salah. Faktanya, akun resmi milik Muhammadiyah tidak ditutup. "Facebook Persyarikatan Muhammadiyah tidak di-takedown. Sampai saat ini berjalan seperti biasa," kata Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti seperti dilansir Republika.co.id, Senin 14 Desember 2020 pukul 18.14 WIB.dari tim Cek Fakta Medcom.id, mengecek langsung grup facebook Persyarikatan Muhammadiyah pada Selasa pagi 15 Desember 2020. Pada grup bercentang biru itu tampak sejumlah unggahan terbaru. Di antaranya pada pukul 07.00, akun ini memuat link artikel terkait bantuan Muhammadiyah untuk masyarakat Yogyakarta yang tedampak covid-19. Muhammadiyah menghimpun pendanaan bantuan masyarakat baik dari dalam dan luar negeri. Muhammadiyah mendistribusikan kembali bantuan tersebut untuk sejumlah kelompok yang memenuhi kriteria khusus. "Adapun kriteria penerima bantuan meliputi kelompok-kelompok rentan secara ekonomi karena terdampak pandemi Covid-19, terdiri dari korban PHK, tidak bekerja, tidak mendapat bantuan sosial, dan kelompok perempuan," tulis Muhammadiyah dalam laporannya.Sementara akun yang dibekukan Facebook, bernama Group Facebook 'Muhammadiyah: Gerakan Islam Berkemadjoean'. Hal itu ditegaskan Republika pada artikel yang dimuat pada hari yang sama pukul 15.52 WIB dan kemudian diperbaiki pada pukul 17.50 WIB. Dari penelusuran, klaim bahwa Facebook menutup akun Muhammadiyah, adalah salah. Faktanya, akun resmi milik Muhammadiyah tidak ditutup. "Facebook Persyarikatan Muhammadiyah tidak di-takedown. Sampai saat ini berjalan seperti biasa," kata Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti seperti dilansir Republika.co.id, Senin 14 Desember 2020 pukul 18.14 WIB.dari tim Cek Fakta Medcom.id, mengecek langsung grup facebook Persyarikatan Muhammadiyah pada Selasa pagi 15 Desember 2020. Pada grup bercentang biru itu tampak sejumlah unggahan terbaru. Di antaranya pada pukul 07.00, akun ini memuat link artikel terkait bantuan Muhammadiyah untuk masyarakat Yogyakarta yang tedampak covid-19. Muhammadiyah menghimpun pendanaan bantuan masyarakat baik dari dalam dan luar negeri. Muhammadiyah mendistribusikan kembali bantuan tersebut untuk sejumlah kelompok yang memenuhi kriteria khusus. "Adapun kriteria penerima bantuan meliputi kelompok-kelompok rentan secara ekonomi karena terdampak pandemi Covid-19, terdiri dari korban PHK, tidak bekerja, tidak mendapat bantuan sosial, dan kelompok perempuan," tulis Muhammadiyah dalam laporannya.Sementara akun yang dibekukan Facebook, bernama Group Facebook 'Muhammadiyah: Gerakan Islam Berkemadjoean'. Hal itu ditegaskan Republika pada artikel yang dimuat pada hari yang sama pukul 15.52 WIB dan kemudian diperbaiki pada pukul 17.50 WIB.
Sumber: www.medcom.id/telusur/cek-fakta/VNnll7Ok-cek-fakta-benarkah-facebook-tutup-akun-muhammadiyah-ini-faktanya
Tanggal & Jam Pendataan: 2020/12/15 09:33:40 AM GMT+7 |
|
|