Institusi - Polri & TNI
DKI Jaya
Tak Ada Baku Tembak dalam Rekonstruksi terkait Meninggalnya 6 Laskar FPI

Beredar sebuah narasi bahwa tidak ada baku tembak atau tembak-menembak dalam rekonstruksi meninggalnya enam laskar FPI, beberapa waktu lalu. Narasi ini beredar di media sosial. Adalah akun facebook Alfatahroem Roem yang turut mengunggah narasi tersebut, Selasa 15 Desember 2020. Berikut narasi selengkapnya: "Pernyataan Awal Ada Tembak Menembak Tapi Saat Rekonstruksi Tidak ada Tembak Menembak Bgemana Masyarakat Bisa Percaya??"

Sumber: FACEBOOK

Info Yang Benar / Konten Aslinya:
Dari penelusuran, klaim bahwa tidak ada baku tembak dalam rekonstruksi terkait peristiwa meninggalnya enam laskar FPI, adalah salah. Faktanya, ada adegan baku tembak dalam rekonstruksi yang dilakukan polisi. Tim gabungan dari Badan Reserse Kriminal Mabes Polri dan Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi pada Senin dini hari, 14 Desember 2020. Ada 4 tempat kejadian perkara (TKP) dalam rangkaian rekonstruksi untuk menggambarkan peristiwa pada 7 Desember 2020. "Rekonstruksi ini hasil dari berita acara pemeriksaan (BAP), olah TKP (tempat kejadian perkara), dan bukti-bukti petunjuk," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono seperti dilansir Medcom.id, 14 Desember 2020.Selajutnya dapat dibaca pada link dibawah


Sumber: www.medcom.id/telusur/cek-fakta/1bV2AeGb-benarkah-tak-ada-baku-tembak-dalam-rekonstruksi-terkait-meninggalnya-6-laskar-fpi-ini-faktanya

Tanggal & Jam Pendataan: 2020/12/18 14:58:37 PM GMT+7