Keamanan - Kerusuhan
Sulawesi tenggara
Perang antara TKA dan TKI di Morosi

Pengguna Facebook Kulvityh mengunggah sebuah informasi (16/12) yang menyatakan bahwa tengah terjadi kericuhan di Kecamatan Morosi, Sulawesi Tenggara, yang disebabkan karena pecahnya perang antara tenaga kerja asing (TKA) dari Tiongkok dengan tenaga kerja lokal. NARASI:“Innalillahi waa Innailaihi rojiun…morosi berdarah udah perang antara cina n tenaga kerja di morosi. Gimana gak baku hantam upah buruh lokal 3,7 juta, upah buruh kasa cina 8-10 juta.”

Sumber: FACEBOOK

Info Yang Benar / Konten Aslinya:
Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ada perang antara TKA dan TKI yang terjadi di Morosi. Kericuhan yang terjadi di Morosi disebabkan oleh demonstrasi buruh smelter nikel milik PT VDNI. Demonstrasi dimulai sejak Senin pagi, di mana para demonstran menuntut pengangkatan pekerja yang telah bekerja selama lebih dari 3 tahun untuk menjadi pekerja tetap, serta menuntut kenaikan upah bagi para pekerja yang sudah bekerja lebih dari satu tahun. Melansir dari CNN Indonesia, demonstrasi yang awalnya berlangsung damai menjadi ricuh setelah demonstran memaksa masuk ke area pabrik dan polisi mulai menembakkan gas air mata. Pada Senin sore, demonstran berhasil masuk ke area pabrik dan melakukan pembakaran serta pengrusakan terhadap puluhan fasilitas pabrik. Kericuhan berlangsung hingga senja.


Sumber: turnbackhoax.id/2020/12/17/salah-perang-antara-tka-dan-tki-di-morosi/

Tanggal & Jam Pendataan: 2020/12/18 16:41:09 PM GMT+7