Institusi - Lembaga
DKI Jaya
Komnas HAM Berhasil Bongkar Pelaku Tewasnya 6 Anggota FPI

Beredar sebuah tangkapan layar Komnas HAM berhasil mengungkap kasus tewasnya enam anggota Front Pembela Islam (FPI) di tol Jakarta-Cikampek. Narasi ini beredar di media sosial facebook. Akun facebook atas nama Joni Suprapto membagikan tangkapan layar ini pada 18 Desember 2020. Dalam salah satu keterangan tangkapan layar tersebut, terdapat keterangan tidak ada baku tembak antara anggota FPI dengan polisi. Beredar sebuah tangkapan layar Komnas HAM berhasil mengungkap kasus tewasnya enam anggota Front Pembela Islam (FPI) di tol Jakarta-Cikampek. Narasi ini beredar di media sosial facebook. Akun facebook atas nama Joni Suprapto membagikan tangkapan layar ini pada 18 Desember 2020. Dalam salah satu keterangan tangkapan layar tersebut, terdapat keterangan tidak ada baku tembak antara anggota FPI dengan polisi.

Sumber: FACEBOOK

Info Yang Benar / Konten Aslinya:
Dari hasil penelusuran, klaim Komnas HAM berhasil membongkar pelaku tewasnya enam anggota FPI adalah salah. Faktanya, hingga kini Komnas HAM masih menginvestigasi kronologi bentrokan antara anggota FPI dengan polisi. Dilansir dari kompas.com, Tim Penyelidikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia memeriksa sejumlah mobil yang digunakan oleh polisi dan laskar Front Pembela Islam saat insiden bentrok. Pemeriksaan akan dilakukan pada siang ini di Polda Metro Jaya. "Siang ini kami akan mengecek mobil, sudah confirm di Polda Metro Jaya karena memang mobilnya ada di sana," kata Ketua Tim M Choirul Anam. Choirul Anam menjelaskan, pemeriksaan sengaja dilakukan di Polda Metro Jaya untuk memudahkan. Sebab, ada salah satu mobil yang kondisinya tak bisa jalan sehingga harus diderek jika hendak di bawa ke Kantor Komnas HAM.Dilansir tempo.co, Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memverifikasi keterangan kepolisian mengenai kejadian itu. Beka mengatakan Komnas HAM akan berfokus melihat kondisi fisik kendaraan, termasuk mengenai lubang bekas tembakan yang ada di mobil. “Tembak menembaknya itu seperti apa, bekas tembakannya seperti apa,” kata dia. Dalam insiden tersebut, ada tiga mobil yang terlibat kejar-kejaran dan baku tembak. Dua mobil ditumpangi pengawal pentolan FPI, Rizieq Shihab yaitu Toyota Avanza dan Chevrolet Spin. Sementara, satu mobil yang ditumpangi polisi berjensi Toyota Avanza. Enam orang anggota FPI yang berada di mobil Chevrolet Spin tewas dalam insiden ini. Berdasarkan rekonstruksi kejadian yang dilakukan polisi, mobil Chevrolet Spin telah terlibat baku tembak dengan polisi sejak di Jalan International Karawang Barat. Kejar-kejaran berakhir di rest area Tol Jakarta-Cikampek KM 50. Dua orang anggota FPI diduga telah terluka, sementara empat orang lainnya ditangkap. Saat akan dibawa ke Polda Metro Jaya, menurut keterangan polisi empat anggota FPI itu melawan sehingga ditembak. Beka mengatakan penyelidikan Komnas HAM terkait insiden penembakan Laskar FPI ini tak mengalami hambatan. Namun, pihaknya butuh waktu sebab setiap keterangan polisi perlu diverifikasi ulang dengan mendengar pendapat ahli.


Sumber: www.medcom.id/telusur/cek-fakta/aNrX9MEk-cek-fakta-komnas-ham-berhasil-bongkar-pelaku-tewasnya-6-anggota-fpi-ini-faktanya

Tanggal & Jam Pendataan: 2020/12/22 13:51:19 PM GMT+7