Figur - Negarawan
DKI Jaya
Ali Mochtar Ngabalin Dikeluarkan dari Istana
Beredar sebuah narasi Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan Ali Mochtar Ngabalin telah dikeluarkan dari Istana Kepresidenan. Informasi ini beredar di media sosial facebook. Akun facebook atas nama Roni Anggun membagikan informasi ini pada 12 Januari 2020. Berikut narasi yang diberikan. "Ngabalin Resmi Di Keluarkan Dari Group Istana,, Malu Gak Tu,, Happy Ending Jilatnya Hanya Berakhir Pembuangan, DI duga Sesama nya Saling Tuduh Menuduh,, Gak Taunya Yang Di Tuduh,,Lebih Hebat Ngejilatnya,kira2 media TV ngeluarin berita gak yaa"
Sumber: MEDIA SOSIAL
Info Yang Benar / Konten Aslinya:
Dari hasil penelusuran, klaim Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan Ali Mochtar Ngabalin telah dikeluarkan dari Istana Kepresidenan adalah salah. Faktanya, tidak ada informai valid dari media arus utama Ngabalin tidak lagi berada di lingkaran Istana. Adapun foto dalam unggahan itu mencatut foto saat pertama kali Ali Mochtar Ngabalin diundang ke Istana Negara oleh Presiden Joko Widodo saat diangkat menjadi Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan. Foto itu pernah dimuat dalam artikel berjudul "Cerita dari Sudut Istana : Ini Sebabnya Kubu Jokowi Rekrut Ali Mochtar Ngabalin". Artikel diunggah situs kabar24.bisnis.com pada 12 Desember 2019.Adapun Ali Mochtar Ngabalin sendiri selama ini vokal bersuara mewakili atas nama pemerintah atau istana. Namun, belakangan seperti dilansir dari detik.com, Pejabat di lingkaran Istana Kepresidenan bisa mewakili Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam memberikan pernyataan. Namun tidak semua pejabat bisa mewakili Istana. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan pejabat yang bisa mengatasnamakan Istana, antara lain dirinya sendiri, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung. Ketiganya memang merupakan pejabat tinggi yang langsung dilantik oleh Jokowi. "Kita sepakati dulu bahwa kalau mengatasnamakan Istana itu representasinya kalau di staf presiden, satu Mensesneg, kedua Menseskab, lalu KSP. Jadi kalau tenaga ahli KSP berbicara atas nama Kantor KSP, bukan atas nama Istana," ujar Moeldoko, 11 November 2020. Moeldoko tidak menyebut apakah staf khusus presiden ataupun jubir presiden juga dapat mewakili Istana. Jabatan tersebut juga secara struktural tidak berada dalam wewenang Moeldoko. "Sebenarnya staf khusus ada di bawah koordinatornya, saya nggak etis mengomentari itu. Saran saya supaya ditanyakan ke Pak Ari Dwipayana," ujar Moeldoko. Moeldoko menambahkan, keterangan atau pernyataan yang disampaikan deputi ataupun tenaga ahli di Kantor Staf Presiden (KSP) hanya sebatas mewakili lembaga tersebut. Tidak bisa pernyataan KSP, kecuali dirinya, mewakili Istana.
Sumber: www.medcom.id/telusur/cek-fakta/nbwlPmxk-cek-fakta-ali-mochtar-ngabalin-dikeluarkan-dari-istana-ini-faktanya
Tanggal & Jam Pendataan: 2021/01/15 10:25:04 AM GMT+7 |
|
|