Ekonomi - Perbankan
Susi Air Punya Utang Rp1 Triliun ke BRI
Beredar sebuah narasi perusahaan maskapai milik mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Susi Air terancam pailit. Disebutkan, maskapai penerbangan perintis itu memiliki utang sebesar Rp1 Triliun di BRI. Akun facebook atas nama Berita Terkini membagikan narasi ini pada 1 Februari 2021. Dalam unggahan narasinya, mencantumkan artikel berita berjudul "Utang Susi Air Diperkirakan Capai Rp 1 Triliun, Terancam Pailit, Susi Menyerah". Berikut narasi yang diunggah. "Christianto Wibisono: Ternyata Susi Air punya utang nyaris 1T ke BRI, Susi minta keringanan tp gak dikasih sm BRI. Dia berusaha lobby ke Jkw, spt biasa, Jkw bilangnya gak mau ikut campur. Di tengah kegalauannya krn aset pribadi ikut terancam sita, Cendana (Tutut n Titik) nawarin mau bail out tuh utang. Syaratnya Susi hrs merapat ke mereka."
Sumber: FACEBOOK
Info Yang Benar / Konten Aslinya:
Dari hasil penelusuran, klaim Susi Air mempunyai utang Rp1 triliun ke BRI adalah salah. Faktanya, tidak ada informasi dari media arus utama Susi Air berutang Rp1 triliun ke Bank BRI.Artikel dalam narasi tersebut diunggah di situs www.sintesanews.com. Namun, dalam narasi artikel tersebut tidak disebutkan identitas narasumber pakar bisnis yang menyatakan Susi Air memiliki utang Rp1 triliun ke BRI. Dilansir cnbcindonesia.com, perusahaan penerbangan milik mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bisa terancam pailit. Hal ini diungkapkan Susi sendiri dalam dialog talk show info corona bersama Gugus Tugas Penanganan Covid-19, 12 Juni 2020. "Kami bertahan dengan menutup banyak cabang, merumahkan karyawan. Kalau tidak kembali ya harus shutdown total, give up (menyerah). Jika sesuai dengan undang-undang kepailitan harus pailit, ya pailit," katanya. Menurutnya kondisi saat ini sangat berat dan penuh ketidakpastian. Susi mengatakan jika perusahaan memilih menjual asetnya pun, tetap tidak akan mudah pada kondisi saat ini. "Secara ekonomi kami hanya bertahan, saya tidak tahu apakah recovery bisa membantu. Tetapi situasi ini sangat tidak pasti," katanya. Meski dalam seminggu terakhir sudah ada penerbangan, namun masih berkisar kurang dari 2% kapasitas penerbangan yang ada. Susi mengatakan siap Susi Air siap jika dibutuhkan untuk beroperasi, tetapi dia meragukan akan berjalan normal karena ada ketentuan harus tes PCR sebelum penerbangan. "PCR di daerah tidak mungkin ya, karena PCR saja lebih mahal dibandingkan harga tiket," ujar Susi.
Sumber: www.medcom.id/telusur/cek-fakta/nbwlLoRk-cek-fakta-susi-air-punya-utang-rp1-triliun-ke-bri-ini-faktanya
Tanggal & Jam Pendataan: 2021/02/02 08:27:00 AM GMT+7 |
|
|