Konsep NewNormal dibuat sederhana, tanpa perlu banyak informasi karena layaknya suatu perubahan tidak mungkin dilakukan secara drastic / big bang. Jadi lebih baik banyak kesamaan dan terbiasa dalam hal yang mendasar terlebih dahulu kemudian bertahap dikembangkan secara lebih mendalam dan mengerucut sesuai fungsi/kebutuhan masing-masing .NewNormal dibuat dengan berorientasi pada aktifitas keseharian, kemudahan pemahaman dan menjadi referensi umum.

Diyakini oleh pencetus ide situs NewNormal, yakni Abwach bahwa penerapan New Normal tidak mungkin dilakukan hanya oleh sekelompok orang, melainkan harus dengan kelompok yang lebih besar karena ini merupakan pemenuhan kepentingan bersama yakni agar sama2 terhindar dari virus dalam berbagai kegiatan. Dan hal itu hanya bisa terjadi apabila penerapannya sudah bagaikan protokol dan yang melaksanakan tidak canggung lagi. Itu berarti implementasi New Normal perlu menggalang peran serta luas dari berbagai kelompok, kalangan dan lini di masyarakat secara lintas kepentingan, lintas ilmu, lintas agama, ragam tingkat sosial dan edukasi.

Dan untuk mencapai hal tersebut jelas bahwa kepintaran bukan yang utama, status sosial juga jangan menjadi pembeda. Jadi cukup dilaksanakan dengan itikad baik, kesadaran untuk berinteraksi bersosial didunia nyata secara lebih patut, bermartabat, positif dan mempunyai rasa kebersamaan dan saling menghargai sesama. Dan tentunya jangan sampai penerapan New Normal menjadi suatu protokol demi kepentingan sekelompok pihak baik dalam aspek ekonomi, keimanan, bisnis, gaya hidup dll.

Dengan lebih memahami NewNormal maka diharapkan masyarakat menjadi lebih mengerti, termotivasi, mempunyai referensi yang jelas serta aktif mengajak masyarakat lain untuk menerapkan yang sama.