|
Heru Zainuddin (Heru) Heru tinggal di Pondok Cabe Ilir, Tangsel, Banten dan pekerjaannya adalah Atlet menembak. Jadi dia sudah tetap hati menjadi petembak profesional dan terus berkarir di dunia menembak target. Heru mengalami disabilitas pada tahun 1998 atas suatu kecelakaan yang mengakibatkan putusnya syaraf tulang belakang yang melumpuhkan kakinya. Dia tabah dan tegar lalu terus menjalani hidupnya. Pada tahun 2017 Heru mulai mengenal menembak dimana waktu itu dia diajak oleh +Page not found:+ 842 untuk bergabung dan mencoba berlatih menembak di DiMA. Ternyata Heru begitu cocok dengan olahraga tersebut, bahkan menurut Pembina DiMA, +Page not found:+ 841, yang sekaligus menjadi pelatih pertama Heru, terlihat dia begitu berbakat. Hingga saat Heru menyatakan berminat dan berniat meningkatkan karirnya untuk masuk pelatnas di Solo, Abwach mengizinkannya. Terbukti kemudian Heru berhasil menunjukan prestasi yang pesat. Pencapaian tertinggi Heru saat ini adalah pada PEPARNAS 2021 di Papua Heru berhasil meraih medali Emas untuk nomor pistol Putra 10m. Pistol yang mahir digunakan adalah Steyr Evo 10 adapun saat awal berlatih di DiMA dia menggunakan Pasopati. Pistol yang standar digunakan di DiMA untuk semua binaan. Heru ingin menjadi orang yang berguna bagi orang lain. Dia bersyukur bergabung ke DiMA karena menjadi tempat yang pertama kali memperkenalkan dia pada dunia menembak dan melatihnya di tahap awal. Harapan dia adalah agar DiMA lebih maju dan memberikan manfaat bagi disabilitas lainnya. |