Dalam menangani pasien pada umumnya para dokter yang praktek di rumah mencatatnya dalam kartu periksa / medical record. Dimana kartu tersebut hanya mencatat keluhan dan tindakan yang diberikan dokter. Pekerjaan mencari kartu pasien dan menyimpannya kembali, apalagi dalam menyimpannya harus begitu tertib sesuai dengan abjad yang merupakan suatu hal yang menyita waktu dokter.
Tidak jarang terjadi karena kesibukan yang amat sangat atau kelalaian dokter / asisten maka penyimpanan dilakukan secara sembrono yang pada akhirnya sulit saat mencari data pasien karena terselip entah kemana.
Diakhir sesi praktek atau per bulan cukup sulit bagi dokter untuk menghitung akuntansinya. berapa biaya yang dikeluarkan utk pengobatan, berapa biaya yang diperoleh, berapa besaran diskon yang telah dikeluarkan, kepada siapa saja. |
|
|